Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kerajinan Ukir Kayu

Administrator 25 Oktober 2024 Dibaca 1.125 Kali
Kerajinan Ukir Kayu

Kerajinan ukir sangat terkenal di Bali, salah satunya adalah ukir kayu. Ukir kayu bukan hanya membuat ukiran berbentu dewa, hewan, manusia tetapi juga membuat ukiran untuk style pintu rumah Bali, style jendela rumah Bali. Salah satu kerajinan ukir terdapat di desa kukuh, kecamatan marga, Tabanan.

Usaha ukir ini bernama UD Karna yang sudah berdiri sejak tahun 1992. Nama pemilik usaha ukir ini adalah I Made Karna Yasa, awal mula bapak karna memulai usaha ukir ini adalah berawal dari saat bapak karna bekerja sebagai tukang ukir, bapak karna melihat pasar ukir yang sangat membludak banyak peminat, terlebih lagi Bali adalah kota pariwisata yang banyak bangunannya terbuat dari style style Bali. Lokasi usaha ini bertempat di Banjar dinas lodalang, desa kukuh, kecamatan marga, Tabanan.

Jumlah pekerja di UD Karna adalah kurang lebih 15 orang. Proses pembuatan 1 pintu ukir style Bali memakan waktu sekitar 3 hari lamanya, kisaran harganya 4.000.000-12.000.000 tergantung dari seberapa rumit ukiran yang dibuat, semakin rumit ukirannya semakin mahal kisaran harganya.

Jenis-jenis barang yang dijual selain pintu dan jendela antara lain: bale bengong, dan rumah-rumahan style Bali. Jangkauan penjualan hingga luar Bali, banyak peminat oleh masyarakat Hindu-Bali yang tinggal di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Kelebihan dari produk ini adalah lebih dominan relasi, relasi yang dimiliki usaha ukir ini begitu banyak, relasi itu adalah jenis atau style ukirannya. Dan juga kelebihan dari usaha ini sudah memiliki banyak kenalan, jadi usaha ukir ini sangat terkenal.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40