Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kadis Pertanian Bali Panen Perdana Padi Organik di Subak Jaka

Administrator 30 Oktober 2024 Dibaca 656 Kali
Kadis Pertanian Bali Panen Perdana Padi Organik di Subak Jaka

Tabanan, Bali – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dr. Wayan Sunada, memimpin panen padi organik di Subak Jaka, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin (21/10). Panen ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh pertanian, termasuk Kadis Pertanian Tabanan Made Subagia, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Bali, Kepala Brida Kabupaten Tabanan, perwakilan Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Bali, serta para praktisi pertanian organik.

Panen di lahan seluas 2,5 hektare ini merupakan hasil kerja sama BPSIP Bali dan Brida Provinsi Bali dalam mengembangkan pertanian organik melalui penerapan teknologi dan inovasi. Kegiatan dilanjutkan dengan temu lapang dan penandatanganan kesepakatan jual beli hasil panen antara Pekaseh Subak Jaka, Ir. I Wayan Yusa, dan pimpinan Somya Pertiwi, I Nengah Suarsana. Dalam kesepakatan tersebut, Somya Pertiwi membeli gabah organik dengan harga Rp 8.500 per kilogram.

Menurut Jro Mangku Yusa, sapaan akrab Wayan Yusa, kali ini ia menanam varietas padi merah Inpari Arumba dan Baroma, yang menghasilkan nasi merah beraroma wangi. Ini merupakan kali pertama Subak Jaka menanam varietas ini, sementara hasil rata-rata belum bisa disampaikan karena panen masih berlangsung.

Sejak 2019, pertanian organik di Subak Jaka telah bersertifikat organik dari Lesos. Jro Yusa mengungkapkan bahwa hasil panen varietas Inpari 32 di Subak Jaka mencapai rata-rata 6 ton per hektare. Hasil panen ini dipasarkan melalui kerja sama dengan Perpadi serta pemerhati pertanian organik dari India dan Jerman. Untuk panen sebelumnya, gabah kering panen dari lahan seluas 2 hektare terjual sebesar Rp 8.500 per kilogram dengan total 9,5 ton gabah, yang bibitnya berasal dari India.

Dengan dukungan BSIP Bali dan Brida Provinsi Bali, Subak Jaka memperoleh bibit, pupuk, serta pendampingan teknis dalam penanaman dan pengelolaan pertanian organik. Panen ini diharapkan semakin mendorong perkembangan pertanian organik di Bali dan meningkatkan pendapatan petani

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40