Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kadis Pertanian Tabanan Tanam Baroma di Subak Jaka

Administrator 16 Desember 2024 Dibaca 503 Kali
Kadis Pertanian Tabanan Tanam Baroma di Subak Jaka

 

KUKUH POST - Kadis Pertanian Kabupaten Tabanan I Made Subagia bersama BSIP Bali, Brida Bali, Polsek Marga, Perbekel Kukuh Made Sugianto, dan krama Subak Jaka tanam padi organik di Subak Jaka, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Senin (16/12). Bibit padi yang ditanam yakni Baroma (Basmati Beraroma). Bibit ini diujicobakan di lahanku seluas 1 hektare dengan pendampingan dari Pupuk Indonesia. 
Pekaseh Subak Jaka, Ir I Wayan Yusa, mengatakan bekerja sama dengan Pupuk Indonesia. Dari Petrokimia Gresik mendukung dengan pupuk organik Ponska Alam secara gratis. “Kami ujicobakan dengan membuat demplot seluas satu hektare,” ungkap Jro Wayan Yusa. Menurut Jro Yusa, bentuk bulir padi Baroma panjang dan gurih dari segi rasa (pera).
Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto mengapresiasi krama Subak Jaka yang konsisten menerapkan pertanian organik sejak tahun 2016 yang diawali dengan pertanian ramah lingkungan. “Pada tahun 2019 mendapat sertifikat organik dari Lesos seluas 10 hektare. Disusul kemudian 5 hektare bersertifikat organik yang dikeluarkan KBS Dinas Pertahian dan Ketahanan Provinsi Bali,” ungkap Sugianto. Harapannya, dengan organik petani bisa memainkan harga, bukan sebaliknya harganya dipermainkan oleh tengkulak.
Kadis Pertanian Tabanan, I Made Subagia, juga mengapresiasi komitmen petani Subak Jaka yang konsinsten dengan pertanian organik. Dinas Pertanian Tabanan mendukung petani dengan pendampingan dan mencarikan kerja sama dengan pihak ketiga. Salah satunya dengan Somya Pertiwi. Hasil produksi Subak Jaka dibeli oleh Somya Pertiwi. gik

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40