Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Sterilisasi Sebagai Upaya Pengendalian Populasi Monyet Ekor Panjang di Kawasan Wisata Alas Kedaton

I GEDE NYOMAN GIRI ARTANA 09 November 2025 Dibaca 130 Kali
Sterilisasi Sebagai Upaya Pengendalian Populasi Monyet Ekor Panjang di Kawasan Wisata Alas Kedaton

 

Kukuh-marga, 8 November 2025 – Dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Hewan Nasional (BKHN) ke-42 serta HUT Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana ke-28, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana melalui Pusat Unggulan Satwa Primata, Rumah Sakit Hewan Pendidikan, dan Program Magister Kedokteran Hewan, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sterilisasi monyet ekor panjang di kawasan Objek Wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian populasi satwa di kawasan objek wisata alam, dengan tujuan menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi potensi konflik antara satwa dan pengunjung, serta mendukung keberlanjutan kawasan konservasi dan pariwisata berbasis budaya di Desa Kukuh.

Sterilisasi dilakukan oleh tim dokter hewan, mahasiswa profesi, serta tenaga kesehatan hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Proses kegiatan berjalan secara terkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa Kukuh serta pengelola Objek Wisata Alas Kedaton.

Pemerintah Desa Kukuh menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, mengingat populasi monyet ekor panjang di kawasan Alas Kedaton memiliki perkembangan yang dinamis sehingga memerlukan penanganan berbasis ilmu pengetahuan dan metode yang ramah satwa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kondisi lingkungan wisata yang lebih terjaga, aman, dan seimbang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan satwa liar yang berkelanjutan sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya dan alam di Desa Kukuh.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40