Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Penyemprotan Massal ULV untuk Cegah Demam Berdarah di Kabupaten Tabanan

I GEDE NYOMAN GIRI ARTANA 10 November 2025 Dibaca 86 Kali
Penyemprotan Massal ULV untuk Cegah Demam Berdarah di Kabupaten Tabanan

Kukuh-Marga, 10 Nopember 2025 Dalam rangka membatasi penyebaran dan mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan akan melaksanakan kegiatan penyemprotan massal dengan metode ULV (Ultra Low Volume) di sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan.

Penyemprotan ini akan dilakukan menggunakan mobil penyemprot yang melintas di jalan raya pada awal musim penularan DBD, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kegiatan ini dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pukul 03.00 WITA dini hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, S. Ked., M.M., menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini memerlukan dukungan dari aparat desa dan partisipasi masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh Kepala Desa agar turut menyampaikan informasi ini kepada masyarakat di wilayahnya. Saat penyemprotan berlangsung, masyarakat dimohon untuk membuka jendela serta pintu rumah agar penyemprotan dapat lebih optimal. Apabila terdapat burung peliharaan atau hewan lain yang berada di luar rumah, mohon untuk sementara dipindahkan ke dalam ruangan,” jelasnya.

Kegiatan penyemprotan massal ULV ini diharapkan dapat menurunkan populasi nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular DBD serta mengurangi angka kejadian penyakit tersebut, terutama menjelang musim pancaroba.

Dinas Kesehatan juga telah menyampaikan pemberitahuan kepada Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kapolres Tabanan, para Camat, dan Kepala UPTD Puskesmas terkait untuk mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat tetap menjaga kebersihan lingkungan, melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala Demam Berdarah.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40