You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kukuh
Logo Desa Kukuh
Desa Kukuh

Kec. Marga, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

Selamat datang di Website Resmi Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan

MEDIASI SALURAN IRIGASI SUBAK DUKUH, PEMERINTAH DAN STAKEHOLDER SEPAKAT JAGA KELANCARAN AIR

Administrator 22 April 2026 Dibaca 43 Kali
MEDIASI SALURAN IRIGASI SUBAK DUKUH, PEMERINTAH DAN STAKEHOLDER SEPAKAT JAGA KELANCARAN AIR

          Desa Kukuh, Marga – Pemerintah Kecamatan Marga bersama Pemerintah Desa Kukuh dan instansi terkait melaksanakan kegiatan mediasi terkait permasalahan saluran irigasi Subak Dukuh yang melintasi wilayah Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Mediasi digelar di lokasi proyek senderan Banjar Adeng, Desa Tegaljadi, Kecamatan Marga, Rabu (22/4).
          Hadir, Camat Marga, Perbekel Desa Kukuh, Perbekel Desa Tegaljadi, Dinas Pertanian Tabanan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan, Satpol PP Tabanan, Polsek Marga, Babinsa Desa Tegaljadi, Kawil Banjar Dinas Batanwani, Banjar Dinas Adeng, serta perwakilan Subak Dukuh.
            Mediasi dilakukan sebagai upaya penyelesaian permasalahan yang terjadi pada saluran irigasi yang memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan air pertanian masyarakat, khususnya anggota Subak Dukuh. Proyek senderan diduga menyebabkan aliran air ke persawahan Subak Dukuh berkurang. Imbasnya, petani kekurangan air dan tidak bisa menanam padi. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak menyampaikan pandangan dan masukan secara terbuka guna mencari solusi terbaik. Para pihak sepakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran aliran irigasi dan menghindari tindakan yang dapat menghambat distribusi air. Selain itu, akan dilakukan peninjauan lapangan untuk memastikan saluran air tidak tertutup aktivitas proyek.
         Pemerintah Desa Kukuh dan Desa Tegaljadi juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dalam pengawasan serta menjaga kondusivitas di wilayah masing-masing.
         Melalui kegiatan ini diharapkan permasalahan dapat diselesaikan secara musyawarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan sistem irigasi subak sebagai warisan budaya dan penopang utama sektor pertanian di Bali.

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 2.630.088.963,49 Rp 2.648.126.000,00
99.32%
Belanja
Rp 2.242.624.410,00 Rp 2.784.933.198,55
80.53%
Pembiayaan
Rp 136.807.198,55 Rp 136.807.198,55
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong
Rp 66.155.000,00 Rp 66.155.000,00
100%
Dana Desa
Rp 1.117.972.000,00 Rp 1.117.972.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 241.078.000,00 Rp 306.414.000,00
78.68%
Alokasi Dana Desa
Rp 751.043.000,00 Rp 751.043.000,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 134.400.000,00 Rp 134.400.000,00
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 163.563.000,00 Rp 163.563.000,00
100%
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga
Rp 51.475.000,00 Rp 9.000.000,00
571.94%
Bunga Bank
Rp 12.823.963,49 Rp 8.000.000,00
160.3%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 91.579.000,00 Rp 91.579.000,00
100%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.193.477.310,00 Rp 1.444.035.660,00
82.65%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 798.784.100,00 Rp 932.039.698,55
85.7%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 136.858.000,00 Rp 217.768.000,00
62.85%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 59.658.000,00 Rp 118.897.000,00
50.18%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 53.847.000,00 Rp 72.192.840,00
74.59%