Kukuh - Marga, Kegiatan Pengumpulan Bahasa dan Sastra dalam rangka Peta Kebinekaan Bahasa dan Sastra yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Bali resmi dimulai pada Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di Kantor Perbekel Desa Kukuh.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang melibatkan narasumber dari unsur masyarakat Desa Kukuh. Diskusi ini bertujuan untuk menggali informasi awal terkait kondisi bahasa dan sastra yang berkembang di lingkungan Desa Kukuh.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WITA tersebut berlangsung dengan suasana interaktif, di mana para peserta secara aktif menyampaikan pandangan, pengalaman, serta informasi terkait penggunaan bahasa daerah, keberadaan sastra lokal, serta dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
Dalam diskusi ini, turut dibahas berbagai aspek penting, seperti keberagaman bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, eksistensi sastra lisan maupun tertulis, serta upaya pelestarian yang telah dilakukan oleh masyarakat desa.
Hari pertama kegiatan ini menjadi langkah awal dalam proses pengumpulan data yang nantinya akan digunakan sebagai bagian dari penyusunan peta kebinekaan bahasa dan sastra, khususnya di wilayah Bali.
Pemerintah Desa Kukuh mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini dan berharap hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat dalam menjaga serta melestarikan kekayaan bahasa dan sastra daerah sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat.