Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Bupati Tabanan Hadiri Ngaben Massal Banjar Adat Menalun Desa Kukuh

Administrator 05 Agustus 2026 Dibaca 4 Kali
Bupati Tabanan Hadiri Ngaben Massal Banjar Adat Menalun Desa Kukuh

Kukuh, Marga – Upacara Ngaben Massal Banjar Adat Menalun yang diselenggarakan di Banjar Dinas Lodalang, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Upacara suci yang merupakan bagian dari pelaksanaan Pitra Yadnya ini menjadi momentum penting dalam melestarikan adat, agama, seni, dan budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bali I Komang Merta Jiwa, S.E., Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi, S.H., Camat Marga I Gede Putu Putra Adiksa, S.H., Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto, beserta tokoh adat, tokoh masyarakat, para pemangku, pecalang, serta krama Desa Kukuh yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Sebagai tuan rumah penyelenggara, Banjar Adat Menalun di bawah koordinasi Kelian Adat Banjar Adat Menalun bersama seluruh prajuru adat dan krama menyambut langsung kedatangan para tamu undangan. Sejak awal kegiatan, suasana penuh kekeluargaan dan semangat menyama braya tampak begitu terasa, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat Desa Kukuh.

Ngaben Massal merupakan salah satu yadnya yang memiliki makna sangat mendalam bagi umat Hindu sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada leluhur sekaligus prosesi penyucian atma menuju alam yang lebih luhur. Selain memiliki nilai spiritual, pelaksanaan secara massal juga menjadi bentuk solidaritas sosial, di mana masyarakat saling membantu dan bergotong royong sehingga pelaksanaan upacara dapat berlangsung dengan baik serta meringankan beban keluarga peserta ngaben.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh masyarakat Banjar Adat Menalun atas kekompakan dan dedikasi dalam menyelenggarakan Upacara Ngaben Massal. Menurutnya, tradisi adat seperti ini merupakan kekayaan budaya Bali yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas daerah.

Beliau juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan senantiasa mendukung pelaksanaan kegiatan adat, budaya, dan keagamaan sebagai upaya menjaga keseimbangan pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Tri Hita Karana, sehingga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan tetap terpelihara.

Sementara itu, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bali I Komang Merta Jiwa, S.E. mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Desa Kukuh dalam menjaga tradisi leluhur. Menurutnya, Ngaben Massal tidak hanya menjadi prosesi keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong masyarakat Bali yang patut dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi, S.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan Ngaben Massal merupakan contoh nyata sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian budaya Bali. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan daerah yang tetap berpijak pada adat dan budaya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Marga I Gede Putu Putra Adiksa, S.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama Banjar Adat Menalun yang telah bekerja sama menyukseskan pelaksanaan Upacara Ngaben Massal. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Kukuh merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam menjaga persatuan, keharmonisan, serta memperkuat kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Marga.

Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian Upacara Ngaben Massal dengan aman, lancar, dan penuh kekhidmatan. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh krama Banjar Adat Menalun, prajuru adat, panitia, para pemangku, pecalang, relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Perbekel, pelaksanaan Ngaben Massal bukan hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjaga nilai-nilai luhur adat dan budaya yang menjadi identitas masyarakat Desa Kukuh.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Kehadiran unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat adat menjadi bukti kuatnya sinergi dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan tradisi Bali.

Dalam kesempatan ini pula Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Banjar Adat Menalun atas kerja sama, dedikasi, dan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan selama proses persiapan hingga pelaksanaan Upacara Ngaben Massal. Diharapkan semangat menyama braya, gotong royong, dan filosofi Tri Hita Karana yang tercermin dalam pelaksanaan yadnya ini dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi dalam menjaga adat, agama, budaya, serta memperkuat persatuan masyarakat Desa Kukuh.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

54% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 4.462.163.504,08 Rp 2.408.419.927,95
Pendapatan 54.32%
Realisasi: Rp 968.129.900,67 Anggaran: Rp 1.782.285.000,00
Belanja 41.06%
Realisasi: Rp 916.018.275,24 Anggaran: Rp 2.231.081.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
54.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.782.285.000,00 Rp 968.129.900,67
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 30.81%
Realisasi: Rp 35.295.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.06%
Realisasi: Rp 63.373.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 49.93%
Realisasi: Rp 332.400.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 58.48%
Realisasi: Rp 78.600.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.95%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 208.47%
Realisasi: Rp 18.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 51.79%
Realisasi: Rp 4.143.400,67 Anggaran: Rp 8.000.000,00
41.1% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.231.081.752,04 Rp 916.018.275,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 38.24%
Realisasi: Rp 467.430.075,24 Anggaran: Rp 1.222.496.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.95%
Realisasi: Rp 329.374.200,00 Anggaran: Rp 633.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 51.23%
Realisasi: Rp 93.418.000,00 Anggaran: Rp 182.362.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0.41%
Realisasi: Rp 559.000,00 Anggaran: Rp 136.034.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 44.91%
Realisasi: Rp 25.237.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40