Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Desa Kukuh Dorong Pengelolaan Alas Kedaton Berkelanjutan melalui Buku Cinta Hutan dan Buku Saku Pengelolaan

Administrator 21 September 2026 Dibaca 38 Kali
Desa Kukuh Dorong Pengelolaan Alas Kedaton Berkelanjutan melalui Buku Cinta Hutan dan Buku Saku Pengelolaan

Kukuh, Marga – Pemerintah Desa Kukuh terus mendorong penguatan edukasi, pelestarian lingkungan, dan pengelolaan kawasan Alas Kedaton secara berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyusunan Buku Cinta Hutan dan Buku Saku Pengelolaan Alas Kedaton yang dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Desa Kukuh, Pertamina Foundation, dan Program Studi Arsitektur Lanskap Universitas Udayana.

Kegiatan penyusunan dan pengembangan materi tersebut dibahas dalam diskusi terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) yang melibatkan berbagai pihak yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan, pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata di kawasan Alas Kedaton.

Diskusi tersebut melibatkan Bendesa Adat Kukuh, Pengelola DTW Alas Kedaton, Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Kepala Sekolah dan guru SMP Negeri 2 Marga, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Selatan.

Diskusi tersebut melibatkan Bendesa Adat Kukuh, Pengelola DTW Alas Kedaton, Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Kepala Sekolah dan guru SMP Negeri 2 Marga, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Selatan.

Kegiatan dibuka oleh Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, yang menyampaikan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberadaan Alas Kedaton sekaligus menjadikannya sebagai ruang edukasi bagi generasi muda dan masyarakat.

Melalui diskusi terpumpun ini, para peserta membahas berbagai masukan terkait materi Buku Cinta Hutan dan Buku Saku Pengelolaan Alas Kedaton, sehingga nantinya dapat menjadi media edukasi sekaligus panduan yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan pengelolaan kawasan Alas Kedaton.

Buku Cinta Hutan diharapkan dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan pengetahuan dan kepedulian generasi muda terhadap hutan, lingkungan, keanekaragaman hayati, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat di Alas Kedaton. Sementara itu, Buku Saku Pengelolaan Alas Kedaton diarahkan sebagai bahan praktis yang dapat mendukung pemahaman mengenai pengelolaan kawasan secara terpadu dan berkelanjutan.

Keterlibatan unsur pemerintah, desa adat, pengelola DTW, dunia pendidikan, perguruan tinggi, pengelola kehutanan, serta mitra pembangunan menjadi bagian penting dalam memastikan materi yang disusun tidak hanya memiliki nilai edukatif, tetapi juga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Pemerintah Desa Kukuh berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pelestarian Alas Kedaton, penguatan pendidikan lingkungan, pengembangan pariwisata edukatif, serta pelestarian kearifan lokal dan budaya Desa Kukuh.

Dengan semangat kolaborasi, Alas Kedaton diharapkan tidak hanya dipandang sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang belajar bersama dan warisan alam yang perlu dijaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang.

 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

73.2% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 4.656.133.504,08 Rp 3.409.648.824,14
Pendapatan 74.79%
Realisasi: Rp 1.405.424.873,86 Anggaran: Rp 1.879.270.000,00
Belanja 63.57%
Realisasi: Rp 1.479.952.198,24 Anggaran: Rp 2.328.066.752,04
Pembiayaan 116.82%
Realisasi: Rp 524.271.752,04 Anggaran: Rp 448.796.752,04
74.8% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.879.270.000,00 Rp 1.405.424.873,86
Swadaya, Partisipasi Dan Gotong Royong 63.86%
Realisasi: Rp 73.150.000,00 Anggaran: Rp 114.555.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 141.567.000,00 Anggaran: Rp 332.543.000,00
Alokasi Dana Desa 83.22%
Realisasi: Rp 554.000.000,00 Anggaran: Rp 665.731.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 86.16%
Realisasi: Rp 115.800.000,00 Anggaran: Rp 134.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 78.53%
Realisasi: Rp 113.550.000,00 Anggaran: Rp 144.600.000,00
Hibah Dan Sumbangan Dari Pihak Ketiga 308.47%
Realisasi: Rp 27.762.500,00 Anggaran: Rp 9.000.000,00
Bunga Bank 76.74%
Realisasi: Rp 6.139.373,86 Anggaran: Rp 8.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 96.985.000,00
63.6% Realisasi

APBDes 2026 PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 2.328.066.752,04 Rp 1.479.952.198,24
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 69.35%
Realisasi: Rp 854.359.898,24 Anggaran: Rp 1.232.036.500,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 65.99%
Realisasi: Rp 428.282.300,00 Anggaran: Rp 648.997.414,63
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 66.57%
Realisasi: Rp 139.989.000,00 Anggaran: Rp 210.287.876,01
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 10.79%
Realisasi: Rp 19.484.000,00 Anggaran: Rp 180.554.500,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 67.34%
Realisasi: Rp 37.837.000,00 Anggaran: Rp 56.190.461,40