Kukuh, Marga – Sekaa Teruna Teruni (STT) Bhuana Dharma Putra Banjar Lodalang, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 pada 22 Juni 2026 dengan suasana sederhana namun sarat makna. Perayaan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut diawali dengan persembahyangan bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah mengabdi dan berkarya selama empat dekade.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto, Kelian Adat Banjar Lodalang I Made Sudarta, Kelian Banjar Dinas Lodalang I Ketut Sukayadnya, Ketua STT Bhuana Dharma Putra Putu Agus Deva Prastyawan Wibawa, serta seluruh anggota STT Bhuana Dharma Putra. Kehadiran para tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap eksistensi dan semangat generasi muda dalam menjaga persatuan serta melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi di lingkungan Banjar Lodalang.
Dalam suasana yang penuh keakraban, seluruh anggota STT Bhuana Dharma Putra bersama para undangan memanjatkan doa bersama agar organisasi kepemudaan tersebut senantiasa diberikan kekuatan, kerukunan, dan mampu terus berkontribusi bagi pembangunan masyarakat desa.
Perbekel Desa Kukuh, I Made Sugianto, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang STT Bhuana Dharma Putra yang telah memasuki usia ke-40 tahun. Menurutnya, organisasi kepemudaan ini telah menjadi wadah yang mampu membina generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan.
Sementara itu, Kelian Banjar Dinas Lodalang, I Ketut Sukayadnya, mengingatkan para generasi muda agar senantiasa menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan serta mengancam keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak seluruh anggota STT untuk membentengi diri dengan kegiatan-kegiatan positif, memperkuat karakter, serta menjaga nama baik keluarga dan Banjar Lodalang. Menurutnya, generasi muda merupakan aset berharga yang harus dijaga agar mampu menjadi penerus pembangunan yang sehat, cerdas, dan berintegritas.
Di sisi lain, Kelian Adat Banjar Lodalang, I Made Sudarta, menekankan pentingnya menjaga moralitas dan menjauhi pergaulan bebas yang dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan generasi muda. Ia juga mengajak seluruh anggota STT Bhuana Dharma Putra untuk terus meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan melalui berbagai kegiatan yang positif, kreatif, serta berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya Bali. Dengan semangat paras-paros, sagilik-saguluk, diharapkan STT dapat menjadi wadah yang mampu mempererat persatuan sekaligus melahirkan generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab.
Ketua STT Bhuana Dharma Putra, Putu Agus Deva Prastyawan Wibawa, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang telah mencapai usia ke-40 tahun. Ia berharap momentum ini dapat semakin mempererat tali persaudaraan antaranggota serta menjadi penyemangat untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kepemudaan yang bermanfaat bagi masyarakat Banjar Lodalang.
Perayaan ulang tahun yang dilaksanakan secara sederhana ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota STT Bhuana Dharma Putra untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat komitmen dalam melanjutkan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kepemudaan di Banjar Lodalang.
Memasuki usia ke-40 tahun, STT Bhuana Dharma Putra diharapkan semakin solid dan mampu terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, sehingga semangat pengabdian dan kebersamaan yang telah terbangun selama ini dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
"Empat puluh tahun bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan bukti nyata semangat kebersamaan dan pengabdian STT Bhuana Dharma Putra dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta menyiapkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya guna bagi masyarakat."